Pada tahap awal persiapan menjelang musim kedua, Malut United fokus dalam membangun chemistry antar pemain dan melakukan sejumlah uji coba dengan susunan tim yang berbeda. Manajemen klub ini memberikan pengenalan terhadap para pemain yang menyuguhkan ambisi baru untuk mencapai prestasi yang lebih baik. Dengan penempatan peringkat 3 di klasemen akhir, Laskar Kie Raha kini siap mengarungi musim dengan determinasi yang tinggi.
Persiapan skuad dilakukan sejak akhir Juli 2024 dengan gelaran pemusatan latihan di Yogyakarta. Beberapa perubahan penting dilakukan dalam struktur kepelatihan tim. Salah satunya adalah penunjukan Achmad Resal Octavian sebagai Direktur Teknik yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih. Manajemen juga sukses merekrut pemain-pemain berpengalaman seperti Aji Lestaluhu untuk berkolaborasi dengan tim pelatih lainnya.
Hendri Susilo, yang didapuk sebagai pelatih kepala, hadir dengan pengalaman yang luas di dunia sepak bola Indonesia. Sebagai sosok yang sukses membawa beberapa klub sebelumnya meraih hasil memuaskan, Hendri berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Malut United. Dengan fokus pada pembangunan chemistry, tim ini juga melakukan pembenahan di berbagai aspek untuk memastikan kesiapan menghadapi persaingan tingkat tertinggi.
Dengan penambahan pemain lokal dan asing, Malut United memperkuat skuadnya untuk musim yang akan datang. Total 35 pemain telah termasuk dalam tim, termasuk beberapa pemain muda dari Elite Pro Academy. Direktur Teknik Resal mengungkapkan bahwa persaingan di dalam tim semakin ketat, namun strategi dan rencana permainan telah dipersiapkan untuk menghadapi musim yang akan datang.
Tim ini akan memulai laga perdana Liga Super 2025-2026 menghadapi Dewa United di Banten International Stadium sebelum menjadi tuan rumah bagi Bali United di Stadion Gelora Kie Raha. Dengan kekuatan skuad yang tersedia, Malut United berharap dapat meraih hasil yang memuaskan dan mewujudkan visi jangka panjang klub.








