Layanan logistik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tetap optimal di tengah wacana konsolidasi BUMN sektor logistik. Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menyatakan bahwa proses konsolidasi yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tidak akan mengganggu operasional perusahaan. Pelni tetap fokus dalam melayani angkutan penumpang dan barang secara profesional di berbagai rute pelayaran nasional. Peran Pelni sebagai operator pelayaran logistik dan penumpang terus diperkuat untuk mendukung sistem logistik nasional. Meskipun kontribusi sektor logistik masih mencapai 20 persen dari pendapatan perusahaan, Pelni berupaya meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat. Pelni saat ini mengoperasikan delapan kapal logistik penugasan pemerintah, termasuk kapal penumpang dan kapal cadangan. Dengan rute yang mencakup Indonesia Tengah, Indonesia Timur, dan Indonesia bagian barat, Pelni juga mengelola kapal penumpang yang melayani banyak ruas dan pelabuhan di Indonesia. Sebelumnya, Danantara berencana melakukan konsolidasi bisnis terhadap perusahaan-perusahaan BUMN di sektor logistik dan asuransi untuk meningkatkan daya saing perusahaan BUMN dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia. Kelancaran proses konsolidasi tersebut akan membantu dalam perampingan perusahaan BUMN yang ada saat ini demi efisiensi yang lebih baik.








