Pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat mendapat apresiasi dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. Ia menyambut baik komitmen Gubernur Pramono Anung untuk segera memulai proyek infrastruktur tersebut guna mengurangi kemacetan di kawasan tersebut. Pembangunan jalan layang ini dijadwalkan akan dimulai pada Agustus atau September 2025, sebagai upaya pemerintah provinsi dalam mengatasi kemacetan di wilayah Grogol Petamburan.
Kenneth menyatakan rasa syukur dan apresiasinya kepada Gubernur DKI Jakarta atas respons cepat dalam merespons aspirasi masyarakat terkait masalah kemacetan di daerah tersebut. Proyek Flyover Latumenten merupakan hasil dari interaksi langsung dengan konstituen saat kegiatan reses dua tahun lalu. Kent juga menjelaskan bahwa proyek ini telah sejak lama menjadi tuntutan warga akibat kemacetan parah di perlintasan kereta di kawasan Latumenten.
Diharapkan, dengan dimulainya proyek Flyover Latumenten, persoalan kemacetan di wilayah tersebut dapat segera teratasi. Di samping itu, upaya koordinasi antara berbagai pihak, termasuk Wali Kota Jakarta Barat dan Polres Jakarta Barat, dalam mengatur lalu lintas selama proses konstruksi berjalan lancar. Kent juga menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini hingga selesai, dengan harapan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas harian warga.
Flyover Latumenten direncanakan akan dibangun sepanjang 380 meter, membentang dari selatan hingga utara Stasiun Grogol, dengan target selesai pada tahun 2027. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan infrastruktur lalu lintas, tetapi juga mendukung integrasi antara kendaraan pribadi, transportasi umum, dan akses pejalan kaki di wilayah tersebut. Keseluruhan proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta Barat, terutama bagi warga di sekitar Grogol Petamburan.








