Gregoria Mariska Tunjung, atlet tunggal putri Indonesia, dalam kondisi stabil meskipun merasakan sedikit pusing setelah kalah dalam pertandingan perempat final BWF World Tour Super 1000 China Open 2025. Meski harus mengakui keunggulan Han Yue, Gregoria tetap dalam kondisi yang baik. Turnamen ini menandai kembalinya Gregoria setelah absen karena vertigo dan turnamen sebelumnya di Super 750 Japan Open 2025. Pelatih Imam Tohari melihat sisi positif dari pertandingan Gregoria, khususnya keberanian dan insting bermain yang mulai pulih. Dia menekankan pentingnya peningkatan fisik dan kelincahan untuk persiapan Kejuaraan Dunia 2025. Indonesia kehilangan beberapa wakilnya di China Open 2025, namun masih berharap pada wakil seperti ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang mencapai babak semifinal.
Imam Tohari Mempastikan Kondisi Gregoria Tetap Stabil
RELATED ARTICLES








