PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) terus memperkuat sinergi dengan anak perusahaan untuk mengoptimalkan ekosistem bisnis dan mendorong peningkatan kontribusi laba secara berkelanjutan. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menekankan pentingnya sinergi antara BRI sebagai bank dan perusahaan-perusahaan anaknya yang memiliki keunikan masing-masing. Misalnya, PT Pegadaian yang telah menjadi bullion bank bagian dari program strategis nasional, dimana BRI mendukung pemanfaatan saluran distribusi untuk memperluas layanan seperti tabungan emas. Selain itu, BRI juga mendorong integrasi layanan antara BRI Finance dan bisnis consumer banking BRI untuk pembiayaan kendaraan bermotor.
BRI memiliki 10 anak usaha di berbagai sektor industri keuangan yang kinerjanya menunjukkan tren positif. Conribusi laba anak usaha terhadap total laba konsolidasi BRI mencapai 8,77% dan aset mencapai 10,79% per Juni 2025. Direktur Finance and Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu Retno K., menekankan bahwa perusahaan anak berperan sebagai sumber income dan risiko diversifikasi bagi BRI sambil menyediakan layanan keuangan yang lebih terintegrasi. Wakil Direktur Utama BRI, Agus Noorsanto, menambahkan bahwa BRI juga aktif mendorong transformasi di anak usaha untuk menciptakan sinergi solid antara BRI dan anak usaha serta memperkuat peran grup melalui ekosistem yang close loop.
BRI mencatat laba konsolidasi sebesar Rp26,53 triliun dan aset mencapai Rp2.106,37 triliun hingga triwulan II 2025. Penyaluran kredit BRI tumbuh 6,0% menjadi Rp1.416,6 triliun, sementara dana pihak ketiga tumbuh 6,7% menjadi Rp1.482,1 triliun. BRI terus berupaya meningkatkan kinerja dan sinergi dengan anak usaha untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.








