David Singleton, yang baru saja dilantik sebagai pelatih Pelita Jaya Jakarta, mengungkapkan rasa terhormatnya bisa bergabung dengan klub tersebut. Setelah diumumkan sebagai pelatih resmi pada hari Senin, Singleton menyatakan bahwa Pelita Jaya adalah klub besar dengan sejarah prestasi yang panjang, dan dia berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk membawa tim ke level yang lebih baik. Dia merasa bahwa momen ini sangat istimewa baginya karena kesempatan untuk bekerja dengan organisasi ternama sangat berarti baginya.
Pelatih yang akrab disapa sebagai Coach Dave ini menyatakan di Jakarta bahwa tingkat pengelolaan dan kualitas tim sudah sangat kuat, sehingga tanggung jawabnya ke depan adalah untuk menjaga performa tim tetap tinggi. Dia bertekad untuk bergabung dengan klub tersebut, mempertahankan standar tinggi, dan akhirnya meraih kejuaraan. Singleton juga menyatakan bahwa ia tak sabar untuk berinteraksi dengan para penggemar setia, PJ Holic, yang selama ini selalu mendukung klub dalam setiap situasi.
Singleton, yang berusia 37 tahun dan bernama lengkap David Reynard Singleton, akan menggantikan peran kepala pelatih sebelumnya, yaitu Justin Tatum, yang membawa tim menjadi runner-up pada IBL 2025. Selain melatih Pelita Jaya Jakarta, Singleton juga ditunjuk oleh DPP Perbasi untuk melatih tim nasional bola basket putra Indonesia mulai tahun 2025.
Karir Singleton di Indonesia dimulai pada 2020, di mana sebelumnya ia telah melatih beberapa tim seperti Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, dan Prawira Bandung. Prestasi tertinggi Singleton adalah saat ia membawa tim Prawira Bandung meraih gelar juara IBL pada 2023. Meskipun pada musim 2024 dan 2025 belum bisa mengulangi keberhasilan tersebut, Singleton telah mencatat pencapaian individu yang luar biasa di IBL.
Dalam liga bola basket tertinggi di Indonesia, Singleton berhasil meraih empat gelar Pelatih Terbaik dari tahun 2021 hingga 2024. Keputusan untuk bergabung dengan Pelita Jaya Jakarta dan mengejar gelar juara baru merupakan tantangan yang dihadapi oleh Singleton, namun dia siap menunjukkan kemampuannya sebagai pelatih yang handal di level yang lebih tinggi.








