Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Terutama dalam pemberdayaan UMKM dan peningkatan literasi keuangan. Pada acara Semarak Festival Ekonomi Syariah 2025 Eks Keresidenan Banyumas, Bupati Sadewo Tri Lastiono menekankan pentingnya memperluas pemahaman, meningkatkan kolaborasi, dan mengembangkan produk halal. Rangkaian acara Selaras 2025 terdiri dari seminar, pameran produk halal, pertemuan bisnis, talkshow, gerakan sadar wakaf, dan kompetisi kreatif. Tujuannya adalah memberikan ruang bagi masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan generasi muda untuk terlibat dalam ekonomi syariah dan mendukung kesejahteraan masyarakat Banyumas Raya. Selain itu, Kepala KPw BI Purwokerto, Christoveny, juga menyoroti pertumbuhan ekonomi syariah nasional yang positif dan kontribusinya terhadap PDB. Pengembangan ekonomi syariah difokuskan pada ekosistem halal, keuangan syariah, dan edukasi dengan program seperti zona kuliner halal, aman, dan sehat di Banyumas Raya. Selaras 2025 juga menekankan pada literasi keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, gaya hidup halal, dan optimalisasi dana sosial zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Dengan harapan bisa membantu masyarakat dan menjaga kesejahteraan dengan cara yang halal. Dukungan penuh juga diberikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Setia Rahendra, terhadap program ekonomi syariah yang bisa memberi manfaat luas untuk masyarakat. Di sisi lain, pameran produk UMKM berbasis syariah dari wilayah Banyumas Raya menjadi salah satu bagian dari acara Selaras 2025 Eks Keresidenan Banyumas.








