Sunday, September 13, 2026
HomeBursaIHSG Melemah: Sentimen Domestik dan Global yang Mempengaruhi

IHSG Melemah: Sentimen Domestik dan Global yang Mempengaruhi

Pada Jumat, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan akibat adanya sentimen negatif dari dalam negeri maupun luar negeri. IHSG turun 88,58 poin atau 1,11 persen menjadi 7.863,51, sedangkan indeks LQ45 juga melemah 9,66 poin atau 1,19 persen ke posisi 801,91. Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memprediksi bahwa IHSG berpotensi melemah menuju support level 7.900. Pada hari sebelumnya, ribuan buruh melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jakarta, yang menyuarakan berbagai tuntutan termasuk penolakan upah murah dan sistem outsourcing. Demonstrasi tersebut berakhir ricuh dan memicu kekhawatiran di pasar finansial global.

Di kawasan Asia, pasar juga memperhatikan data Consumer Confidence Jepang dan keputusan bank sentral Korea Selatan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Sementara di Amerika Serikat, kebijakan tarif impor terhadap India dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS menjadi sorotan. Di Eropa, sanksi PBB terhadap Iran kembali diperbaharui, yang dapat memengaruhi stabilitas geopolitik. Penutupan bursa saham Eropa dan AS menunjukkan variasi kinerja, namun bursa saham AS di Wall Street mengalami kenaikan. Di Asia, indeks Nikkei melemah, sementara indeks Shanghai, Hang Seng, dan Strait Times menguat.

Berbagai faktor tersebut dapat memengaruhi pergerakan IHSG dan pasar global secara keseluruhan. Sebagai investor, penting untuk terus memantau perkembangan kondisi pasar dan menyesuaikan strategi investasi secara hati-hati. Tindakan yang tepat akan membantu melindungi portofolio investasi dari risiko yang mungkin muncul akibat volatilitas pasar. Saat ini, kondisi pasar yang tidak stabil menuntut kehati-hatian dan kewaspadaan ekstra dari para pelaku pasar.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer