Tuesday, April 14, 2026
HomeKriminalitasPolres Metro Jaksel: Penjagaan Ketat Imbas Demo

Polres Metro Jaksel: Penjagaan Ketat Imbas Demo

Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) menerapkan penjagaan yang ketat sebagai respons terhadap demonstrasi yang terjadi di berbagai lokasi di Jakarta pada Jumat (29/8). Mulai pukul 12.05 WIB, palang gerbang Polres Metro Jaksel terpasang rapat, menunjukkan kewaspadaan yang tinggi. Warga sekitar mengamati bahwa biasanya gerbang tersebut terbuka untuk siapa pun yang masuk setelah mendapatkan izin dari pos penjagaan. Saat ini, sekitar enam personel berjaga di balik pagar tersebut, memantau situasi untuk mencegah terjadinya kerusuhan. Selain itu, di beberapa dinding depan Polres Metro Jaksel ditemukan tulisan vandalisme yang menghina kepolisian.

Seorang warga yang bernama Nur Hakim membagikan pengalamannya bahwa sehari sebelumnya terdapat imbauan untuk tetap berada di dalam Polres Metro Jaksel selama demonstrasi berlangsung. Gerbang Polres ditutup penuh dan anggota diminta untuk tetap berada di dalam menunggu petunjuk lebih lanjut. Demonstrasi di depan Markas Polda Metro Jaya dilakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan atas insiden kemarin di Gedung DPR yang menyebabkan korban jiwa. Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring, meninggal karena tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kericuhan di Pejompongan itu berlangsung setelah berbagai kelompok masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen dipukul mundur oleh kepolisian. Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengungkapkan bahwa ada tujuh aparat Brimob yang berada di dalam mobil taktis tersebut, dan mereka sedang dalam proses pemeriksaan. Situasi ini menunjukkan bahwa penegakan hukum dan keamanan menjadi fokus utama Polres Metro Jaksel di tengah kondisi yang tidak stabil.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer