Timnas 3×3 putra Indonesia berencana untuk meraih hasil yang lebih baik dalam FIBA 3×3 Kaohsiung Challenger di Taiwan pada 4-5 Oktober 2025 sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games Thailand 2025. Pelatih tim, Fandi Andika Ramadhani, menyatakan bahwa ajang tersebut akan menjadi uji coba lain bagi kekuatan tim setelah penampilan di Manila, Filipina, bulan sebelumnya.
Diftha Pratama, Sandy Ibrahim Aziz, Firdhan Guntara, dan Rheza Saputra merupakan pemain yang akan berlaga di Taiwan untuk memberikan kesempatan kepada pemain yang belum pernah bertanding di level Challenger. Kehadiran pemain baru ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi tim.
Meski gagal melaju ke babak utama dalam Manila Challenger, tim dengan nama East Jakarta kembali turun dalam Kaohsiung Challenger. Mereka akan menghadapi tantangan berat dari wakil Filipina dan Amerika Serikat dalam babak kualifikasi. Tetapi, dengan dukungan dari duet andalan Sandy Ibrahim Aziz dan Diftha Pratama, tim Indonesia berharap untuk meraih hasil yang lebih baik.
Kaohsiung Challenger merupakan kesempatan bagi timnas 3×3 putra Indonesia untuk memperbaiki penampilan mereka dan mengambil pelajaran dari kekalahan sebelumnya. Turnamen ini dianggap penting dalam membangun kesiapan tim menuju SEA Games akhir tahun ini. Semoga dengan perubahan strategi dan pemain baru, Indonesia bisa meraih hasil yang memuaskan di Taiwan.







