Doa qunut menjadi amalan yang sering dibaca umat Islam saat shalat Subuh, terutama dalam mazhab Syafi’i. Namun, cara membaca doa qunut yang benar masih sering membingungkan, terutama bagi imam yang memimpin salat berjamaah. Perbedaan bacaan antara imam dan makmum perlu diperhatikan agar sesuai dengan tuntunan syariat. Sebagai imam, sebaiknya membaca doa qunut dengan suara lantang, sementara makmum disunnahkan mengucapkan “amin” pada setiap permohonan yang dibacakan imam.
Ketika sampai pada pujian kepada Allah, yakni bagian tsana’, makmum disarankan membaca sendiri secara pelan bersamaan dengan imam yang membacanya dengan suara keras. Selain itu, imam disarankan untuk mengangkat kedua tangannya dan menjaga posisi telapak tangan sesuai dengan makna doa. Doa qunut Subuh dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh, tepat setelah rukuk dan sebelum sujud. Dalam shalat berjamaah, imam membacanya dengan suara lantang, sementara makmum mendengarkan atau ikut membaca dalam hati.
Doa qunut Subuh berisi permohonan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT. Dengan pemahaman teks Arab, bacaan Latin, serta artinya, umat Muslim dapat membaca doa ini dengan lebih khusyuk dan penuh penghayatan. Membaca doa qunut dengan benar adalah bagian dari ibadah yang penting bagi umat Islam saat menjalankan shalat Subuh. Semoga dengan pemahaman ini, umat Islam dapat menjalankan ibadahnya dengan lebih khidmat dan penuh keberkahan.








