Tuesday, October 6, 2026
HomeBeritaOJK Minta PUJK Sesuaikan Produk Keuangan dengan Kebutuhan Masyarakat

OJK Minta PUJK Sesuaikan Produk Keuangan dengan Kebutuhan Masyarakat

Purwokerto, Jateng – Pada acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya penyesuaian produk keuangan oleh pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini disebabkan tidak semua produk keuangan cocok untuk setiap individu, oleh karena itu bijaksanalah dalam memilih.

Friderica juga mendorong PUJK untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam hal pembiayaan dan kredit dengan proses yang cepat, mudah, dan tingkat pengembalian yang masuk akal. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Untuk mencapai hal tersebut, Friderica berharap adanya sinergi yang erat antara OJK, PUJK, dan pemerintah daerah guna meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan perlunya literasi keuangan untuk melindungi diri dari risiko penipuan, terutama dengan munculnya praktik penipuan menggunakan artificial intelligence (AI).

OJK Purwokerto melaporkan telah melakukan 340 kegiatan literasi dan inklusi keuangan selama bulan September-Oktober 2025, termasuk pembukaan 74.400 rekening bank. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mengelola keuangan dengan baik dan terhindar dari penipuan keuangan yang semakin marak.

Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJS) Purwokerto telah melakukan berbagai kolaborasi dengan OJK, termasuk program-program edukatif seperti Gerak Syariah Ramadhan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Semua pihak berharap agar kegiatan BIK tidak hanya menjadi sarana sosialisasi, tetapi juga mendorong inovasi dan pendekatan baru yang lebih efektif dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat.

Financial Expo dengan tema “Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” diselenggarakan bersama FKIJK Purwokerto dan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM di Kantor OJK Purwokerto. Acara ini menampilkan pameran lembaga jasa keuangan, industri keuangan nonbank, pasar modal, serta UMKM dengan produk unggulan dan khas daerah. Ada juga penyerahan secara simbolis inklusi keuangan oleh beberapa LJK kepada masyarakat, seperti akses permodalan untuk UMKM dan pembukaan rekening tabungan simpanan pelajar.

Kegiatan Fin Expo dihadiri oleh 16 LJK dan 10 UMKM yang berkolaborasi untuk membantu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, terutama yang belum terjamah oleh lembaga keuangan. Keseluruhan acara ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer