Friday, February 13, 2026
HomeMetroEvolusi Transjakarta: Antara News dan Sejarahnya

Evolusi Transjakarta: Antara News dan Sejarahnya

Selama lebih dari dua dekade, Transjakarta telah menjadi moda transportasi umum yang terjangkau dan efisien bagi masyarakat Jakarta. Sebagai Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Asia Selatan dengan panjang lintasan terpanjang di dunia mencapai 208 kilometer, Transjakarta memiliki peran penting dalam mengurangi kemacetan di ibu kota. Awal mula Transjakarta sebagai transportasi umum andalan warga Jakarta bermula dari gagasan pembangunan BRT yang sudah muncul sejak tahun 2001 dan terealisasi pada 1 Februari 2004 di bawah kepemimpinan Gubernur Sutiyoso.

Inspirasi hadirnya Transjakarta datang dari TransMilenio di Bogotá, Kolombia. Koridor Transjakarta pertama yang dioperasikan adalah Koridor 1 (Blok M–Kota Tua Jakarta) dengan panjang 15,48 kilometer dengan peluncuran pada 15 Januari 2004. Seiring berjalannya waktu, Transjakarta terus berkembang dengan membuka koridor baru dan menyediakan berbagai jenis layanan, seperti angkutan pengumpan, BRT, Mikrotrans, Royaltrans, Transjakarta Cares, dan Wisata.

Pada 27 Maret 2014, Transjakarta berubah status menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan nama resmi PT Transportasi Jakarta. Selain itu, logo Transjakarta juga mengalami perubahan tiga kali hingga saat ini. Dari sisi armada, pertumbuhan Transjakarta tercatat sangat pesat dengan penambahan bus baru setiap tahunnya.

Selain itu, dalam upaya mendukung transportasi hijau, Transjakarta juga mengoperasikan bus listrik. Seiring perkembangan zaman, Transjakarta mulai terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti MRT, KRL, LRT, serta sistem JakLingko. Untuk membantu penumpang, Transjakarta juga meluncurkan aplikasi “TJ: Transjakarta” pada September 2024.

Terkait tarif, sejak pertama kali beroperasi pada 2004, tarif Transjakarta pernah mengalami beberapa kali kenaikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempertimbangkan kenaikan tarif menjadi Rp5.000 per penumpang untuk menjaga keberlanjutan layanan. Meski demikian, subsidi akan tetap diberikan untuk sejumlah golongan agar tetap bisa menggunakan layanan Transjakarta secara gratis. Dengan inovasi terus dilakukan, Transjakarta diharapkan tetap menjadi moda transportasi yang berkelanjutan dan semakin baik bagi masyarakat Jakarta.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer