Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 yang mencapai 5,04 persen (year-on-year/yoy). Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menegaskan bahwa tren ini menunjukkan adanya ekspektasi positif dari pasar. IHSG pada awal perdagangan Rabu pagi sempat melemah, namun akhirnya ditutup dalam zona hijau dengan penguatan sebesar 21,21 poin atau 0,26 persen. Pada hari yang sama, tercatat 349 saham terkoreksi, 266 saham menguat, dan 192 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp9,57 triliun dengan 22,32 miliar saham diperdagangkan. Pelaku pasar mencermati rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2025 dari BPS yang diproyeksikan sekitar 5,01 persen (yoy). Meskipun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi IHSG dapat mencapai rekor 9.000 pada akhir 2025, namun investor tetap aktif menganalisis arah kebijakan pemerintah sebagai pertimbangan dalam menentukan portofolio saham. Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa terus berupaya menanamkan optimisme kepada investor untuk mendukung perkembangan pasar saham.








