Peluang untuk mengikuti program profesional di luar negeri semakin terbuka bagi warga Indonesia dengan diresmikannya pendaftaran CrossCulture Programme (CCP) Fellowships 2026 oleh Institut für Auslandsbeziehungen (ifa) Jerman. Program beasiswa ini memberikan kesempatan kepada para profesional dan relawan dari 40 negara, termasuk Indonesia, untuk mengembangkan keahlian, memperluas jaringan internasional, dan meraih pengalaman lintas budaya selama dua hingga tiga bulan di Jerman atau negara mitra CCP lainnya.
CCP Fellowships diselenggarakan oleh ifa dan didanai oleh Kementerian Luar Negeri Federal Jerman. Setiap tahun, sekitar 55–60 peserta dari berbagai negara terpilih untuk menjalani program ini, di mana mereka akan menjalani penempatan di organisasi sesuai dengan bidang kerja mereka. Pada tahun 2026, program ini fokus pada isu Culture of Remembrance (Budaya Peringatan Sejarah) dan Democratic Resilience (Ketahanan Demokratis) dalam bidang Policy and Society, Media and Culture, Human Rights and Peace, serta Sustainable Development and Climate Justice.
Bagi peserta yang berhasil lolos seleksi, semua biaya peserta beasiswa akan ditanggung oleh ifa, termasuk tunjangan bulanan 650 euro, tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, tiket transportasi umum bulanan, asuransi kesehatan, dan biaya visa. Namun, peserta harus menjalani program ini sendirian tanpa membawa anggota keluarga. Untuk mendaftar, calon pelamar harus memenuhi syarat seperti usia minimal 23 tahun, pengalaman kerja atau kerja sukarela minimal dua tahun, kemampuan bahasa Inggris yang baik, dan sehat jasmani rohani. Terdapat juga kriteria tambahan seperti pengalaman keterlibatan sosial, rencana kolaborasi dengan organisasi di Jerman atau mitra CCP, dan kemampuan bahasa asing lainnya.
Proses pendaftaran CCP Fellowships 2026 dapat dilakukan secara online melalui situs resmi. Setiap pelamar harus mengunggah dokumen seperti Curriculum Vitae (CV) dalam bahasa Inggris, surat rekomendasi dari atasan, dan foto opsional. Setelah diterima, kandidat akan menjalani wawancara sebelum pengumuman final pada Maret atau April 2026. Peserta yang berhasil akan mendapatkan berbagai manfaat seperti lokakarya transcultural, pendampingan selama program, kesempatan pengembangan profesional, jejaring dengan sesama awardee dari berbagai negara, dan akses ke jaringan alumni CCP yang berkembang sejak 2005.
Dengan lebih dari 1.200 alumni di seluruh dunia, CCP Fellowships menjadi salah satu program beasiswa internasional yang mendukung jaringan masyarakat sipil dan kerja lintas budaya. Bagi profesional Indonesia, program ini bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan kompetensi dan berkontribusi bagi perkembangan organisasi di tanah air setelah kembali dari Jerman. Yuk manfaatkan kesempatan ini dengan mendaftar sebelum 10 Desember 2025!








