PT Jasa Marga (Persero) Tbk menekankan peran digitalisasi dalam memberikan kemudahan kepada pengguna jalan tol. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan hal ini dalam acara Travoy Fest di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa teknologi digital, seperti aplikasi Travoy, dapat digunakan untuk transaksi di jalan tol, pencarian rute, dan mengurangi sampah dari resi yang biasanya dicetak di mesin tap-in/out.
Aplikasi Travoy berperan sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol, membantu merencanakan perjalanan dengan menyediakan informasi lalu lintas real-time, akses layanan darurat, serta fitur keselamatan dan kenyamanan perjalanan lainnya. Fitur-fitur baru yang ditambahkan termasuk CCTV real-time dengan kamera pintar, resi digital, fitur Towing untuk pemesanan layanan derek secara daring, integrasi fitur “Travoy Go,” dan fitur menarik lainnya.
Jasa Marga juga menggelar Travoy Fest 2026 sebagai bagian dari program Road Safety Rangers yang dioptimalkan menjadi lebih interaktif dan inklusif. Program ini tidak hanya memperkuat aplikasi Travoy, tetapi juga melibatkan pelanggan dalam memberikan masukan langsung, memfasilitasi customer engagement, dan meningkatkan kapabilitas Jasa Marga dalam merespons kebutuhan pengguna jalan.
Sejak 2017, Jasa Marga terus mengembangkan kampanye keselamatan lalu lintas yang adaptif terhadap perkembangan masyarakat dan teknologi. Tujuan akhirnya adalah menciptakan mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di jaringan jalan tol Jasa Marga Group. Program ini juga merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga dengan fokus pada kontribusi terhadap pendidikan berkualitas.








