RDMP Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto hari ini disebut sebagai proyek strategis nasional yang mendukung ketahanan energi nasional. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyatakan pentingnya RDMP Balikpapan dalam memperkuat ketahanan energi dan kemandirian pengolahan minyak di dalam negeri. Dengan kapasitas kilang yang ditingkatkan, ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat dikurangi secara bertahap.
Menurut Bambang, peningkatan kapasitas dan kemampuan kilang Balikpapan akan berdampak positif pada pasokan energi nasional dan memastikan kebutuhan bahan bakar minyak di dalam negeri terpenuhi. Dengan kemampuan pengolahan yang lebih besar, pasokan energi akan lebih stabil dan risiko gangguan distribusi dapat diminimalkan.
Modernisasi kilang dianggap sebagai bagian penting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan nasional, dan memastikan pengelolaan sumber daya alam menguntungkan bagi masyarakat. RDMP Balikpapan juga dianggap memperkuat struktur industri pengolahan migas nasional, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat peran sektor energi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Bambang yakin bahwa RDMP Balikpapan dapat mendorong kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Keberadaan kilang modern yang berkapasitas besar dianggap sebagai landasan penting dalam menjaga ketahanan energi jangka menengah dan panjang. Komisi XII DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam memodernisasi kilang nasional, dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.








