Jonas Vingegaard, juara Tour de France dua kali, telah mengumumkan rencananya untuk menjalani debutnya di Giro d’Italia pada tahun 2026. Ini akan menjadi satu-satunya Tur utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi. Tim Vingegaard, Visma/Lease a Bike, merilis jadwal balap pembalap asal Denmark tersebut pada bulan Februari dimulai dengan UAE Tour, diikuti oleh Volta a Catalunya pada bulan Maret, Giro d’Italia pada bulan Mei, dan Tour de France pada bulan Juli. Vingegaard berhasil menambahkan gelar Vuelta a Espana tahun lalu ke koleksi gelar Tour de France yang diraihnya pada tahun 2022 dan 2023. Namun, ia telah lama menargetkan untuk ikut serta dalam balapan utama Italia tersebut.
Dengan juara bertahan Tour de France, Tadej Pogacar, akan kembali berlomba di Strade Bianche pada bulan Maret, keduanya tidak akan bertemu sampai Tour de France pada bulan Juli. Pogacar sendiri akan fokus pada sejumlah balapan klasik bergengsi sebelum turun di balapan etape pada tahun 2026. Pembalap asal Slovenia tersebut telah mengonfirmasi jadwalnya, termasuk partisipasi dalam Strade Bianche, Milan-San Remo, Tour of Flanders, Paris-Roubaix, dan Liege-Bastogne-Liege sebelum Tour de France dan Kejuaraan Dunia pada musim panas.
Pogacar menjadi satu-satunya pembalap putra sejak tahun 1990-an yang berhasil meraih juara Giro dan Tour dalam satu musim yang sama, sebuah prestasi yang ia raih pada tahun 2024. Tim Visma sendiri meraih kemenangan dalam Giro 2025 melalui Simon Yates, yang baru-baru ini mengumumkan pensiun. Dengan pembalap-pembalap top seperti Vingegaard dan Pogacar bersaing di ajang-ajang balapan kelas dunia, para penggemar balap sepeda dapat menantikan persaingan yang ketat dan memikat dalam waktu yang akan datang.







