Bank HSBC Indonesia telah meluncurkan akses investasi saham AS berkapitalisasi besar melalui produk reksa dana berbasis syariah. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas minat yang meningkat dari nasabah kelas atas Indonesia untuk melakukan diversifikasi portofolio ke pasar saham global. International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra, menyatakan bahwa nasabah tidak perlu ribet membuka rekening di luar negeri untuk mengakses saham perusahaan AS, sebab kini dapat dengan mudah melalui ekosistem perbankan HSBC Indonesia dengan produk reksa dana saham syariah “Batavia US Franchise Sharia Equity USD”. Manajer investasi dari produk ini adalah PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM), yang bertujuan memberikan pertumbuhan modal jangka panjang dengan memanfaatkan inovasi teknologi dan ketahanan ekonomi AS. Lilis Setiadi, Presiden Direktur BPAM, menekankan fokus pada perusahaan dengan kekuatan penetapan harga yang tinggi dan neraca keuangan yang kokoh seperti sektor kecerdasan buatan (AI) dan bisnis manufaktur yang kembali ke AS. Nasabah HSBC Indonesia dapat mulai membangun portofolio global dengan minimum penempatan awal sebesar 10.000 dolar AS, dengan transaksi yang dapat dilakukan melalui kantor cabang atau aplikasi HSBC Indonesia Mobile Banking. Sesuai dengan aturan, artikel ini disusun oleh Rizka Khaerunnisa dan diedit oleh Indra Arief Pribadi dengan hak cipta © ANTARA 2026.








