Saturday, March 14, 2026
HomeBisnisPeningkatan Produksi Minyak SKK Migas dapat Tambahkan 105k BOPD

Peningkatan Produksi Minyak SKK Migas dapat Tambahkan 105k BOPD

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis nasional (PSN) hulu migas dapat meningkatkan produksi minyak sebanyak 105 ribu barel minyak per hari (BOPD). Menurut Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, proyek-proyek ini termasuk Mubadala di Aceh, Genting, BP Tangguh, dan Inpex, dengan total investasi mencapai 45,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp756 triliun. Produksi proyek-proyek ini diharapkan dapat menambah 105.000 BOPD minyak dan 4.368 MMSCFD gas.

Djoko juga mencatat bahwa proyek Mubadala di South Andaman, Aceh akan mengembangkan lapangan Tangkulo terlebih dahulu dengan potensi 1 Trillion Cubic Feet (TCF), meskipun total cadangan di sekitar Andaman mencapai 11 TCF. Targetnya adalah untuk mengambil keputusan investasi akhir pada Juni 2028, dengan operasional dimulai pada tahun 2028. Selain itu, proyek Genting Oil ditargetkan mencapai produksi gas sebesar 330 MMSCFD dan tambahan kondesat 1.200 BCPD, dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal I tahun 2027.

Proyek lain termasuk Tangguh Ubudari, Carbon Capture Utilization and Storage/CCUS, dan Compression (UCC) dengan estimasi produksi gas MMSCFD sebesar 4.700, kondesat 4.700 BCPD dan potensi CCS-nya mencapai 1,8 giga ton. Djoko menegaskan bahwa proyek ini dijadwalkan untuk beroperasi pada tahun 2028. Selain itu, proyek ENI di Blok Indonesia Deepwater Development dan Geng North juga sudah mendekati tahap final investasi dengan satu tahap lagi sebelum pemasaran LNG.

Untuk proyek PSN Abadi Masela yang dikelola oleh Inpex, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) akan diserahkan dari Menteri Lingkungan Hidup kepada SKK Migas. Proyek ini diharapkan dapat mulai berproduksi pada tahun 2030, dengan investasi hampir 21 miliar dolar AS. Kapasitas produksi gasnya mencapai 1.600 MMSCFD dan kondensat 35.000 BCPD. Djoko berharap proyek ini dapat dimulai sebelum Lebaran, dengan persiapan groundbreaking sedang berlangsung.

Dengan proyek-proyek hulu migas yang sedang berjalan, SKK Migas berusaha untuk meningkatkan produksi minyak dan gas nasional untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Penandatanganan FID dan kelancaran proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi sektor energi Indonesia dalam jangka panjang.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer