Wednesday, March 11, 2026
HomeBursaStrategi BEI: Persentase Free Float 15% Persempit Celah Manipulasi Harga

Strategi BEI: Persentase Free Float 15% Persempit Celah Manipulasi Harga

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) percaya bahwa kebijakan peningkatan batas minimal free float menjadi 15 persen dapat mendalami likuiditas pasar, meningkatkan transparansi, serta mempersempit ruang praktik manipulasi harga saham. Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menekankan bahwa semakin besar porsi saham yang beredar di publik, semakin sulit pihak tertentu dapat mempengaruhi harga saham secara tidak wajar. Dengan adanya transparansi yang lebih tinggi, upaya untuk melakukan manipulasi akan menjadi lebih sulit. Jeffrey juga mengungkapkan bahwa keakuratan laporan free float emiten dan pengawasan perdagangan terus diperhatikan oleh BEI.

BEI juga menjalankan investor stewardship dengan memberikan peringatan dan informasi kepada investor terkait pergerakan saham yang tidak wajar. Selain itu, bila volatilitas pasar terus berlanjut, BEI dapat melakukan suspensi perdagangan untuk memberikan kesempatan kepada investor untuk mengkaji informasi yang ada. BEI juga melakukan penindakan bersama Otoritas Jasa Keuangan terhadap pihak-pihak yang melakukan manipulasi pasar.

Sementara itu, BEI juga menyadari adanya kekhawatiran terkait tekanan pasokan saham di pasar dan merespons dengan penyesuaian ketentuan free float. Dari total 956 perusahaan tercatat, sebanyak 268 emiten masih memiliki free float di bawah 15 persen. Upaya telah dilakukan untuk membantu perusahaan-perusahaan tersebut agar dapat memenuhi batas minimum tersebut. BEI juga mengutamakan kualitas perusahaan yang ingin melantai di bursa dengan meningkatkan persyaratan untuk initial public offering (IPO).

Dengan langkah-langkah ini, BEI berharap dapat meningkatkan integritas pasar dan memastikan pertumbuhan perusahaan di pasar modal memberikan manfaat yang optimal bagi publik. Melalui keterlibatan publik dalam kepemilikan saham di pasar modal, diharapkan dapat membantu dalam memperkuat pasar modal Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer