Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli serta menimbun bahan bakar minyak secara gegabah. Hal ini disampaikan menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia akibat perang di Teluk. Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak di Indonesia masih mencukupi dan tidak perlu dikhawatirkan. Meskipun terjadi krisis dan pembatasan akses di Selat Hormuz, pasokan bahan bakar minyak di Indonesia tetap aman. Bahlil juga menjamin bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, meskipun harga minyak dunia sempat melampaui 100 dolar AS per barel.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa anggaran subsidi BBM tetap aman, terutama selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Meskipun harga minyak dunia naik beberapa hari terakhir, anggaran subsidi masih mencukupi dan masih dapat diserap sehingga tidak perlu mengubah anggaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tetap stabil dan tidak naik selama periode tersebut. Seluruh kebijakan fiskal terkait dengan kenaikan harga minyak global tetap terjaga tanpa ada perubahan yang drastis. Tindakan ini diambil untuk memastikan keamanan pasokan dan harga bahan bakar minyak bagi masyarakat.








