Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia, berhasil mengalahkan Naomi Osaka dengan skor 6-2, 6-4 pada babak 16 besar BNP Paribas Open di Indian Wells. Pertarungan antara Sabalenka dan Osaka merupakan sebuah revans dari pertemuan sebelumnya di US Open 2018. Sabalenka merasa senang dengan penampilannya, mencatat bahwa variasi permainannya membuat lawan harus menebak-nebak sepanjang waktu. Sabalenka berhasil mengubah ritme pertandingan dengan strategi yang beragam, menjadikannya kunci kemenangan.
Meskipun memiliki perbedaan usia tujuh bulan, Osaka dan Sabalenka memiliki rekam jejak kemenangan yang berbeda. Osaka meraih gelar Grand Slam selama empat tahun berturut-turut dari 2018 hingga 2021, sementara Sabalenka memenangi gelarnya dalam kurun waktu tiga tahun dari 2023 hingga 2025. Sabalenka sukses memenangi 39 dari 56 poin servisnya, tanpa kehilangan servis dalam pertandingan tersebut. Ia menutup pertandingan dengan delapan ace, termasuk dua di gim terakhir, tanpa melakukan kesalahan ganda.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Sabalenka menyatakan bahwa ia fokus pada dirinya sendiri dan rencana permainan yang dimilikinya. Kesuksesan Sabalenka dalam melewati Osaka di babak 16 besar Indian Wells memastikan dirinya melaju ke perempat final, di mana ia akan menghadapi pemenang antara Amanda Anisimova dan Victoria Mboko. Sabalenka, yang telah berada di peringkat satu dunia selama 73 pekan berturut-turut, terus menunjukkan konsistensi dalam performanya. Selain itu, rekor Sabalenka dalam mencapai perempat final turnamen WTA membuatnya menjadi pemimpin di antara semua petenis putri. Selain itu, Sabalenka adalah petenis pertama yang mencapai perempat final dalam 14 turnamen WTA berturut-turut sejak Justine Henin pada tahun 2008.








