Kementerian Pariwisata RI baru-baru ini mengadakan kampanye #GoBeyondOrdinary di pameran pariwisata ITB Berlin 2026 dengan tujuan menarik perhatian wisatawan potensial untuk meningkatkan devisa negara. Kampanye ini, yang menitikberatkan pada nilai tambah melalui inklusivitas, keberlanjutan, dan pengalaman wisata berkualitas, dipimpin oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana. Paviliun Indonesia di ITB Berlin 2026 menjadi daya tarik utama bagi 93 pelaku industri pariwisata dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk penyedia akomodasi, perusahaan pengelola destinasi wisata, agen perjalanan, desa wisata, restoran, dan penyedia jasa pariwisata lainnya. Calon pembeli layanan pariwisata di Paviliun Indonesia berasal dari berbagai benua, seperti Eropa, Asia, Amerika, Australia, Afrika, dan Timur Tengah. Kementerian Pariwisata RI melaporkan bahwa partisipasi Indonesia di ITB Berlin 2026 berpotensi menghasilkan transaksi sebanyak 479.434 wisatawan potensial dengan potensi penerimaan devisa negara sebesar Rp 14,91 triliun. Selain ITB Berlin 2026, kementerian juga menjalankan misi penjualan di Amsterdam, Belanda, serta Düsseldorf dan Stuttgart, Jerman, sebelum pameran. Total keseluruhan dari kegiatan promosi di ITB Berlin 2026 dan misi penjualan sebelum dan sesudah pameran mencapai 542.953 wisatawan potensial dengan potensi devisa sebesar Rp 16,89 triliun. Misi penjualan pasca-pameran kemudian dilaksanakan di beberapa kota di Eropa, seperti Warsawa, Budapest, Zagreb, dan Milan dengan melibatkan ASITA dan Kedutaan Besar RI. Capaian yang diraih dalam ITB Berlin 2026 menunjukkan minat pasar internasional yang tinggi terhadap produk pariwisata Indonesia, mencerminkan potensi besar yang dimiliki oleh destinasi pariwisata Indonesia. Selama kunjungannya di Jerman, Menteri Pariwisata RI juga menghadiri pertemuan dengan berbagai pihak, termasuk Sekretaris Jenderal UN Tourism dan Menteri Pariwisata India. Tidak hanya itu, dia juga menerima penghargaan dari platform TripAdvisor dan mengunjungi Haus der Indonesischen Kulturen di Berlin. Dengan demikian, partisipasi Indonesia di ITB Berlin 2026 secara keseluruhan berhasil menarik perhatian dan minat wisatawan potensial dari berbagai belahan dunia, memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata Indonesia di tingkat internasional.








