Pemain Chelsea Pedro Neto bisa mendapat sanksi dari UEFA setelah insiden mendorong seorang ball boy dalam pertandingan melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions. Insiden tersebut terjadi saat Chelsea mengalami kekalahan 2-5 dari PSG dalam leg pertama. UEFA menyatakan bahwa Neto diduga melakukan perilaku tidak sportif dan proses disipliner sudah dimulai terhadapnya. Keputusan dari Badan Disiplin UEFA akan segera diambil untuk kasus ini.
Insiden terjadi ketika Neto berusaha mengambil bola di akhir pertandingan saat Chelsea tertinggal. Dalam keinginannya untuk mempercepat permainan, ia mendorong ball boy hingga terjatuh, menyebabkan keributan di lapangan. Setelah pertandingan, Neto langsung meminta maaf atas tindakannya dan menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan dirinya.
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, juga meminta maaf atas insiden yang terjadi. Meskipun Neto telah mencetak 10 gol dalam 42 pertandingan bersama Chelsea musim ini, akibat insiden ini, ia berisiko mendapat sanksi larangan bermain yang bisa membuatnya absen pada leg kedua melawan PSG. Ini menjadi peringatan bagi seluruh pemain dan tim bahwa perilaku tidak sportif tidak akan ditoleransi, baik oleh klub maupun UEFA.








