Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan keyakinannya bahwa ekosistem tekstil nasional mampu bertahan dan bersaing dalam menghadapi tantangan global yang berkaitan dengan situasi geopolitik saat ini. Mendag menekankan bahwa Indonesia memiliki ekosistem tekstil yang kuat, mulai dari bahan baku hingga produk jadi, sehingga mampu bersaing dengan produk tekstil impor dari luar negeri.
Menyikapi potensi kendala produksi tekstil di dalam negeri akibat situasi politik global belakangan ini, Mendag juga mengakui bahwa fluktuasi harga komoditas energi sangat berdampak pada industri tekstil dalam negeri. Namun, dengan dukungan ekosistem yang lengkap, termasuk para pelaku industri dalam negeri serta UMKM di sektor tekstil, Mendag optimis bahwa industri tekstil nasional tetap tangguh.
Selain itu, permintaan pasar domestik yang tinggi juga menjadi faktor yang mendukung keberlangsungan industri tekstil di Indonesia. Pasar dalam negeri yang besar serta potensi ekspor produk tekstil Indonesia yang mencapai nilai yang positif menjadi daya tarik tersendiri bagi industri tersebut. Dengan kualitas produk yang baik dan kemampuan bersaing yang kuat, Indonesia mampu mengendalikan arus impor produk tekstil.
Dengan pertumbuhan yang terus meningkat, sektor tekstil diharapkan bisa terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Melalui dukungan pemerintah dan para pelaku industri, industri tekstil nasional diharapkan dapat terus bersaing dan berkembang di pasar global.








