Jakarta Timur Perkuat Literasi Digital untuk Menghadapi Hoaks di Era AI
Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) memfokuskan upaya pada penguatan literasi digital melalui seminar yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi arus informasi yang kompleks di era digital saat ini.
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menekankan pentingnya literasi digital yang baik dalam menghadapi masifnya hoaks dan disinformasi di era kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, masyarakat perlu mampu memilah, memverifikasi, dan menyikapi informasi secara bijak.
Peran Publik dalam Menjaga Ekosistem Digital
Munjirin juga menggarisbawahi pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem digital yang sehat. Ia menyoroti bahwa dalam era AI, informasi yang tidak benar dapat disajikan secara meyakinkan, menjadi tantangan serius bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Jakarta Timur berkomitmen untuk memperkuat literasi digital melalui program edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam upaya ini, partisipasi masyarakat dianggap krusial untuk meningkatkan ketahanan terhadap hoaks dan disinformasi.
Seminar Literasi Digital: Menyikapi Hoaks Berbasis Teknologi
Seminar literasi digital yang dihadiri oleh sejumlah narasumber kompeten membahas dinamika penyebaran informasi di era digital serta strategi menghadapi hoaks berbasis teknologi. Peserta seminar diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat.
Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Diharapkan, upaya penguatan literasi digital ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Jakarta Timur dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Seminar literasi digital ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, seperti Ketua RT/RW, Dasawisma, Karang Taruna, dan Komunitas Informasi Masyarakat. Kegiatan ini digelar secara daring dan luring, menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam menghadapi tantangan literasi digital di era AI.








