Thursday, July 16, 2026
HomeFinansialProses Kredit Lebih Cepat dengan BTN Loan Factory: 4–7 Hari

Proses Kredit Lebih Cepat dengan BTN Loan Factory: 4–7 Hari

BTN Loan Factory Pangkas Waktu Pemrosesan Kredit Menjadi 4-7 Hari

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat proses bisnisnya untuk meningkatkan pertumbuhan kredit yang sehat. Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, mengungkapkan bahwa operasional BTN Loan Factory mampu memangkas waktu pemrosesan kredit dari 10-14 hari menjadi sekitar 4-7 hari.

Menurut Setiyo, tingkat straight-through processing (STP) juga meningkat menjadi hampir 70 persen, sementara tingkat rework berhasil ditekan di bawah 15 persen. Hal ini adalah bagian dari upaya BTN untuk memastikan pertumbuhan kredit yang dicapai menjadi lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.

Pendekatan Cluster Collection untuk Pengelolaan Pembiayaan

BTN juga memperkuat pengelolaan pembiayaan melalui pendekatan cluster collection, yaitu model penanganan kredit berbasis segmentasi risiko, karakteristik debitur, dan perilaku pembayaran. Dengan pendekatan ini, proses monitoring, restrukturisasi, penagihan, dan pemulihan kredit dapat dilakukan lebih fokus, cepat, dan efektif.

Setiyo menjelaskan bahwa perbaikan kinerja tersebut merupakan hasil dari transformasi menyeluruh, baik pada proses akuisisi kredit baru maupun pengelolaan portofolio eksisting. BTN berkomitmen untuk memastikan fungsi intermediasi berjalan secara sehat sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan nasional.

Peningkatan Kualitas Kredit dan Pengendalian Risiko

BTN menargetkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) tetap di bawah 2,5 persen pada akhir tahun ini melalui penguatan kualitas kredit baru, optimalisasi early warning system, serta strategi penagihan dan penyelesaian kredit berbasis risiko. Transformasi dalam proses kredit melalui BTN Loan Factory diharapkan dapat meneguhkan posisi BTN sebagai pemimpin pasar pembiayaan perumahan nasional.

BTN akan terus memperkuat disiplin risiko, tata kelola, dan pemantauan portofolio untuk menjaga kualitas kredit di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Dengan langkah-langkah ini, BTN menegaskan komitmennya untuk menyediakan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi masyarakat dengan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang kuat.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer