Veda Pratama Belajar dari Hukuman Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengambil pelajaran berharga dari hukuman long lap penalty yang diterimanya saat balapan Moto3 Hungaria 2026. Kejadian ini membuat Veda meninjau kembali prestasinya dengan lebih matang.
Hukuman Akibat Pelanggaran di Sesi Kualifikasi
Veda menceritakan insiden saat sesi kualifikasi Q2 di mana dirinya terpaksa melewati gravel sebelum kembali ke lintasan saat hendak masuk ke pit lane. Keputusannya ini akhirnya berdampak pada hukuman long lap penalty yang diterimanya selama balapan.
Pada saat kejadian, Veda mengira dua pembalap di belakangnya sedang melaju pelan karena dianggapnya sudah waktunya untuk pergantian ban. Namun, ternyata salah satu dari mereka sedang berada dalam lap cepat yang tidak terdeteksi oleh Veda.
Persiapan Menuju Balapan yang Penuh Tantangan
Selain hukuman tersebut, Veda juga dihadapkan pada tantangan lain di Sirkuit Balaton Park. Ia harus beradaptasi dengan karakter sirkuit yang banyak tikungan tajam, daya cengkeram motor yang kurang optimal, serta kondisi cuaca panas.
Kecelakaan yang dialaminya pada sesi latihan bebas kedua membuat persiapan balapan tidak ideal. Proses simulasi race yang biasanya dilakukan juga terganggu karena motor harus diperbaiki akibat kejadian tersebut.
Meski gagal menambah poin di Hungaria, prestasi Veda di musim debutnya di Moto3 tetap mengesankan. Saat ini, ia menduduki posisi keenam dalam klasemen sementara dengan total 71 poin.
Veda menyatakan bahwa setiap hasil balapan, termasuk di Hungaria, adalah bagian dari proses belajarnya di Kejuaraan Dunia Grand Prix. Ia fokus untuk menjadi lebih konsisten di zona poin tanpa tergesa-gesa dalam meraih podium.







