Ruben Amorim Resmi Mengambil Alih Kursi Pelatih AC Milan
Jakarta (ANTARA) – Ruben Amorim kini secara resmi menjalankan peran sebagai pelatih kepala AC Milan setelah diperkenalkan oleh klub pada Rabu (8/7) kemarin. Dalam pengenalan dirinya, Amorim berjanji telah belajar dari pengalaman masa lalu dan bersikeras untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah ia lakukan saat melatih Manchester United.
Optimisme Baru Ruben Amorim
Menurut Amorim, pengalaman yang telah ia raih, termasuk kegagalan dan kesalahan yang pernah terjadi, telah menjadi guru yang berharga baginya. Hal-hal ini membentuknya menjadi pelatih yang lebih dewasa dan siap menghadapi tantangan yang baru di AC Milan. Dia percaya diri bisa membawa Rossoneri menuju kesuksesan baru melalui proyek yang telah disiapkan klub.
“Saya yakin bisa melakukan banyak hal dengan lebih baik sekarang karena telah mendapat pengalaman yang berharga,” ujar Amorim seperti dilansir dari laman Football Italia.
Fokus Pada Pengembangan Tim
Dalam visinya, Amorim menetapkan target utama untuk membangun tim yang tidak hanya bermain sepak bola berkualitas, tetapi juga mampu konsisten meraih kemenangan. Meskipun Serie A dikenal sebagai liga yang sangat kompetitif, Rossoneri harus tetap tampil dominan di setiap pertandingan.
Selain aspek permainan di lapangan, Amorim juga ingin membangun hubungan yang erat dengan para pemain dan staf kepelatihan. Ia berkomitmen untuk segera mempelajari bahasa Italia sebagai bentuk penghormatan kepada suporter dan lingkungan barunya di Milan.
Di pasar transfer, Amorim menegaskan bahwa AC Milan akan terus mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Ia memberikan pujian khusus untuk penyerang Goncalo Ramos, yang baru saja bergabung dari Paris Saint-Germain. Selain itu, ia juga berharap agar Luka Modric dapat tetap bertahan di San Siro dan melihat Christian Pulisic sebagai salah satu faktor kunci bagi kesuksesan Rossoneri di musim yang akan datang.







