Penghijauan untuk Perluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta Barat
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat (Jakbar) kembali melakukan langkah penghijauan untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah tersebut. Kali ini, mereka menanam pohon tabebuya pink pada lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI di RT 008/RW 09, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.
Mengurangi Polusi dan Menciptakan Lingkungan Asri
Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menyampaikan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau dan mengurangi polusi di Jakarta Barat. Selain itu, upaya penghijauan ini juga menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman bagi warga sekitar.
Dirja menekankan pentingnya peran masyarakat dalam merawat lingkungan setelah penanaman dilakukan. Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Tamhut bertanggung jawab untuk merawat dan menyiram pohon secara rutin agar pertumbuhan dan perkembangan pohon optimal.
Upaya Penghijauan Massif
Dalam semester pertama tahun 2026, Sudin Tamhut Jakarta Barat telah menanam sebanyak 373 pohon pelindung dan 131.871 tanaman hias di dalam wadah polybag. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penghijauan massif sebagai respons terhadap perubahan iklim di wilayah perkotaan.
Data Laporan Penanaman Triwulan I dan II Sudin Tamhut Jakarta Barat menunjukkan bahwa aktivitas penghijauan tersebut memiliki pola fluktuatif sejak Januari hingga Juni 2026. Penanaman pohon diutamakan untuk estetika kota, dengan puncak yang terjadi pada bulan Januari dan April.
Pada bulan Januari, tercatat 43.823 polybag pohon ditanam, diikuti oleh April dengan jumlah 42.614 polybag. Selain itu, penanaman pada bulan Februari mencapai 17.085 polybag, Maret 8.838 polybag, Mei 19.300 polybag, dan Juni 211 polybag, dengan total keseluruhan mencapai 131.871 polybag.
Untuk pohon pelindung, penanaman mengalami lonjakan pada triwulan kedua tahun 2026. Penanaman pohon pelindung paling produktif terjadi pada bulan Mei dengan 171 pohon, diikuti oleh April 127 pohon. Jumlah total pohon pelindung yang ditanam mencapai 373 pohon, menurut data yang disampaikan.







