Wednesday, August 12, 2026
HomeSepakbolaKisah Kazuyoshi Miura: Gol di Usia 59 Tahun

Kisah Kazuyoshi Miura: Gol di Usia 59 Tahun







Kazuyoshi Miura, Penyerang Usia 59 Tahun yang Masih Tajam

Kazuyoshi Miura, Penyerang Usia 59 Tahun yang Masih Tajam

Jakarta (ANTARA) – Kazuyoshi Miura membuktikan bahwa usia hanyalah angka belaka bagi dirinya. Pada usia yang sudah menginjak 59 tahun, Miura masih mampu mencetak gol saat membawa Fukushima United menang telak 7-0 melawan Iwaki Furukawa dalam ajang Piala Kaisar Jepang, pada hari Minggu (26/7).

Miura di Usia 59 Tahun

Gol yang dicetak Miura terjadi pada menit ke-52 dan memberikan keunggulan 5-0 bagi Fukushima. Meskipun pertandingan sudah berada dalam genggaman timnya, momen tersebut menjadi spesial karena mengonfirmasi bahwa Miura masih memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi di lapangan walaupun usianya sudah 59 tahun.

Menurut laporan The Guardian, gol ini merupakan gol kompetitif pertama Miura sejak November 2022, ketika ia bermain untuk Suzuka PG yang kini berganti nama menjadi Atletico Suzuka.

Karier Panjang Miura

Kazuyoshi Miura lahir di Shizuoka, Jepang, pada 26 Februari 1967. Berbeda dari pemain Jepang lainnya, Miura memilih merintis karier sepak bola di Brasil sebelum kembali ke Jepang sebagai salah satu pemain kunci dalam pembentukan J.League pada 1993.

Populer dengan julukan “King Kazu”, Miura telah bermain di berbagai negara seperti Italia, Kroasia, Australia, Portugal, sebelum akhirnya menetap di klub Yokohama FC sejak 2005.

Kontinuitas di Lapangan

Dalam 42 tahun kariernya, Miura telah berpindah klub sebanyak 15 kali dan tetap konsisten memberikan kontribusi di depan gawang. Dengan total 198 gol dalam 758 pertandingan bersama klub serta 55 gol dari 89 penampilan bersama tim nasional Jepang, Miura merupakan salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Jepang.

Miura masih aktif bermain dan bahkan telah memperpanjang masa pinjamannya bersama Fukushima United hingga Juni 2027. Dengan target untuk terus bermain hingga usia 60 tahun, “King Kazu” menunjukkan bahwa semangat dan cinta terhadap sepak bola masih membaranya.

Golnya ke gawang Iwaki Furukawa bukan hanya sekedar tambahan prestasi, tetapi juga menjadi simbol bahwa semangat juang seorang legenda hidup seperti Kazuyoshi Miura tidak akan padam selama dirinya masih mampu berkompetisi dan tetap memiliki hasrat terhadap permainan.

 

 

 


Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer