BEI akan Tambahkan Kolom Informasi Status Afiliasi Pemegang Saham
Jakarta (ANTARA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menambahkan kolom informasi terkait status afiliasi dalam data kepemilikan saham di atas 1 persen. Langkah ini diambil untuk memperkuat transparansi dan memudahkan investor dalam memahami struktur kepemilikan emiten.
Upaya Memperkuat Transparansi
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa ke depan, data kepemilikan saham di atas 1 persen akan mencantumkan informasi apakah pemegang saham tersebut terafiliasi atau tidak terafiliasi. Menurutnya, penyediaan informasi mengenai status afiliasi akan membantu publik dalam menganalisis data kepemilikan saham dengan lebih baik.
Jeffrey menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya BEI untuk terus memperkaya informasi yang disediakan kepada para investor. Tujuannya adalah memberikan layanan yang lebih baik serta memudahkan penggunaan data bagi publik.
Target Pengembangan Pasar Modal Hingga 2030
BEI memiliki target ambisius untuk perkembangan pasar modal Indonesia hingga tahun 2030. Mereka menargetkan kapitalisasi pasar mencapai minimal Rp30.000 triliun dengan nilai transaksi harian rata-rata mencapai Rp31 triliun. Selain itu, BEI juga bertujuan agar jumlah perusahaan tercatat di Bursa mencapai lebih dari 1.100 perusahaan dan jumlah investor pasar modal mencapai lebih dari 35 juta.
Dengan target tersebut, BEI berharap dapat memberikan kontribusi lebih dari 83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Jeffrey menyatakan bahwa ini adalah resolusi dari BEI untuk mengantisipasi masa depan dan menegaskan komitmen mereka dalam membangun fondasi pasar modal Indonesia.
Sumber: ANTARA News








