Thursday, September 10, 2026
HomeLintas KotaIntensitas Kebakaran di Jakbar Meningkat 9,51% pada Tahun 2026

Intensitas Kebakaran di Jakbar Meningkat 9,51% pada Tahun 2026

Kebakaran di Jakarta Barat Meningkat 9,51 Persen pada 2026

Jakarta Barat mengalami peningkatan intensitas kebakaran sebanyak 9,51 persen dari Januari hingga Agustus 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, mengatakan bahwa peningkatan ini terjadi pada berbagai jenis kebakaran di wilayah tersebut.

Peningkatan Signifikan pada Berbagai Jenis Kebakaran

Menurut Suheri, kebakaran sampah menjadi yang paling signifikan, meningkat dari sembilan kejadian pada 2025 menjadi 63 kejadian pada 2026. Selain itu, kebakaran instalasi luar gedung juga mengalami kenaikan dari 66 menjadi 74 kejadian. Sedangkan kebakaran tumbuhan naik dari sembilan menjadi 25 kejadian, dan kebakaran lapak juga mengalami peningkatan dari delapan menjadi 12 kejadian.

Upaya Mitigasi dan Pencegahan Kebakaran

Untuk mengatasi peningkatan tersebut, pihak berwenang telah melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk sosialisasi penanggulangan kebakaran, pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), pembangunan hidran mandiri, serta pengawasan dan pendataan bangunan umum, perdagangan, dan industri. Gerakan “Warga Cegah Kebakaran” juga telah diluncurkan di beberapa lokasi untuk melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran.

Pembentukan dan pembinaan Redkar dilakukan di 15 lokasi selama Agustus 2026, serta pelatihan dan simulasi pencegahan kebakaran tingkat RW akan dilaksanakan di 15 lokasi pada Oktober 2026. Selain itu, pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) juga dilakukan dengan pendistribusian 670 tabung APAR pada Oktober 2026, dengan prioritas pada lingkungan rawan kebakaran.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer