FIBA 3×3 World Tour Utsunomiya 2026 Mengutamakan Keberlanjutan Lingkungan
Jakarta (ANTARA) – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menyatakan bahwa FIBA 3×3 World Tour Utsunomiya Opener 2026 pada 25-26 April, menjadi panduan untuk penerapan konsep atau inisiatif berkelanjutan (sustainability) guna mengurangi dampak buruk lingkungan selama penyelenggaraan turnamen.
Komitmen Terhadap Lingkungan
Laman resmi FIBA 3×3 mencatat, konsep keberlanjutan ini menjadi perwujudan nyata dari komitmen FIBA 3×3 dan Local Organizing Committee (LOC) Utsunomiya dalam memberikan penyelenggaraan olahraga yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Managing Director FIBA 3×3, Alex Sanchez, menyatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian esensial dalam penyelenggaraan turnamen FIBA 3×3 di seluruh dunia. Inisiatif yang diterapkan di Utsunomiya menunjukkan betapa kolaborasi dapat membantu mencapai tujuan tersebut.
Peran Pihak Terkait
Wakil Wali Kota Utsunomiya, Aoki Katsuyuki, juga menekankan pentingnya kesadaran lingkungan yang dapat ditingkatkan melalui penyelenggaraan FIBA 3×3 World Tour. Hal ini sejalan dengan visi kota untuk masyarakat yang terdekarbonisasi.
Utsunomiya Light Power Co., Ltd. turut serta sebagai Zero Carbon Action Partner dalam turnamen tersebut. Mereka menggunakan material daur ulang, termasuk bahan berbasis biomassa, untuk berbagai keperluan di lokasi pertandingan dan sekitar kota.
Program carbon offset juga diterapkan untuk mengimbangi emisi gas rumah kaca selama operasional turnamen, mulai dari perjalanan tim dan pemain hingga penggunaan listrik di lokasi pertandingan.
Pada tahun ini, penyelenggara berhasil menutup sekitar 16 ton emisi karbon dioksida (CO2) serta menggunakan 70 penunjuk lokasi yang ramah lingkungan.
Seri Utsunomiya 2026 menjadi pembuka musim FIBA 3×3 World Tour 2026 dan merupakan penyelenggaraan kesembilan kalinya di kota tersebut. Tim Liman dari Serbia berhasil keluar sebagai juara pada kesempatan tersebut.
Sumber: ANTARA








