Kevin De Bruyne menjadi pusat perhatian dalam kemenangan Belgia 3-0 atas Turki pada pertandingan ketiga Grup A1 UEFA Nations League di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, Jumat. Gelandang senior berusia 35 tahun itu mencetak dua gol dan membantu Belgia mengamankan tiga poin penting di fase grup.
Pelatih Belgia, Mark van Bommel, menilai De Bruyne tampil dengan kualitas yang menonjol sepanjang pertandingan. Menurut dia, kontribusi pemain yang pernah memperkuat Manchester City tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga dari kegembiraan yang ditunjukkannya saat bermain untuk tim nasional.
“Performanya sangat apik. Ia memancarkan kegembiraan, dan hal itu terlihat jelas dari gol-gol yang dicetaknya,” kata Van Bommel, dikutip dari laman UEFA, Sabtu.
De Bruyne dan Lukaku Sumbang Gol
Dua gol De Bruyne membuat Belgia mampu mengendalikan hasil pertandingan, sebelum Romelu Lukaku turut mencatatkan namanya di papan skor. Kemenangan dengan selisih tiga gol itu membawa Belgia menempati peringkat kedua Grup A1 dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan.
Van Bommel menyebut De Bruyne selalu berusaha memberikan kontribusi bagi Belgia. Penilaian tersebut tercermin dalam pertandingan melawan Turki, ketika sang gelandang senior menjadi aktor penting di balik kemenangan timnya melalui dua gol yang ia lesakkan.
Meski puas dengan hasil akhir dan penampilan tim secara umum, Van Bommel mengakui Belgia masih memiliki sejumlah kekurangan. Salah satu persoalan yang disorotnya adalah kemampuan tim dalam mengendalikan pertandingan pada fase-fase tertentu.
“Kami kurang bisa mengendalikan situasi pada fase-fase tersebut,” ujar Van Bommel. “Kami membiarkan mereka tetap mempunyai peluang.”
Belgia Bersiap Menghadapi Prancis
Catatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Van Bommel setelah Belgia meraih kemenangan atas Turki. Pelatih itu tidak menutupi kepuasannya terhadap performa tim, tetapi tetap menyoroti momen ketika lawan memperoleh kesempatan untuk mengancam.
Belgia tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat karena pertandingan berikutnya sudah menanti. Mereka dijadwalkan bertandang menghadapi Prancis pada Senin (5/10) di Stade de France, Saint-Denis.
Laga melawan Prancis akan menjadi pertandingan keempat Belgia di Grup A1. Dengan enam poin dari tiga laga, Belgia berada di posisi kedua sebelum menjalani pertandingan tandang tersebut. Sementara itu, kemenangan atas Turki menjadi hasil yang ditopang penampilan produktif De Bruyne dan Lukaku, meski Van Bommel mengingatkan timnya agar lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan.








