Sunday, July 12, 2026
HomeBisnisProyeksi Penjualan Ritel Lebaran di Bali: Antusiasme yang Meningkat

Proyeksi Penjualan Ritel Lebaran di Bali: Antusiasme yang Meningkat

Proyeksi Penjualan Ritel Bali Bergairah saat Libur Panjang

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali mengungkapkan bahwa proyeksi penjualan ritel di Pulau Dewata tetap bergairah selama libur panjang, termasuk Hari Suci Nyepi, Idul Fitri 1446 H, dan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) menunjukkan keyakinan dari pelaku usaha terhadap pertumbuhan penjualan eceran baik jangka pendek maupun menengah. BI Bali melakukan survei terhadap 100 penjual eceran di Kota Denpasar dan sekitarnya untuk mendapatkan informasi dini tentang arah pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi.

Hasil survei menunjukkan bahwa IEP pada April 2025 mencapai 155 dan pada Juli 2025 mencapai 191, tetap optimis dengan indeks di atas 100. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali akan terus berlanjut. Peningkatan penjualan eceran di Bali pada Februari dipengaruhi oleh pertumbuhan sub sektor tertentu, seperti barang budaya, peralatan informasi dan komunikasi, serta bahan bakar bermotor. Program diskon dari distributor dan potongan harga turut mendorong kinerja penjualan eceran, terutama saat kunjungan wisatawan mulai membaik.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang 2024, dengan Australia sebagai negara dengan kunjungan tertinggi diikuti oleh India dan Korea Selatan. Dengan kondisi ini, BI Bali terus memperkuat inovasi untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memproduksi produk ramah lingkungan. Kesimpulannya, proyeksi penjualan ritel di Bali tetap bergairah selama periode libur panjang dan berbagai program insentif terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Bali.

Sebagai informasi, artikel ini dipublikasikan oleh ANTARA pada tahun 2025.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer