Thursday, March 5, 2026
HomeFinansialProyeksi Pertumbuhan Kredit Perbanas 10,6% Pada 2025

Proyeksi Pertumbuhan Kredit Perbanas 10,6% Pada 2025

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun 2025 akan mencapai level 10,6 persen dengan variasi sekitar 1,0 persen per tahun. Prediksi ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan kredit Bank Indonesia (BI) yang berkisar antara 11 hingga 13 persen. Ketua Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi Perbankan (PKEP) Perbanas, Aviliani, menyampaikan bahwa optimisme terhadap pertumbuhan kredit perbankan bersumber dari target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Namun, pesimisme muncul akibat daya beli masyarakat yang masih lemah dan kondisi likuiditas yang semakin ketat, yang tercermin dalam pertumbuhan kredit yang tinggi namun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang melambat.

Faktor-faktor seperti daya beli dan ketidakpastian juga mempengaruhi kredit perbankan, seperti yang dijelaskan oleh Aviliani. Ketidakpastian ekonomi dapat terlihat dari pertumbuhan kredit yang lebih rendah pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2024. Selama periode tertentu, pelaku ekonomi cenderung menunggu hasil-hasil politik sebelum membuat keputusan. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan kredit sepanjang 2024 sebesar 10,4 persen, namun hal ini mengalami penurunan pada awal tahun 2025.

Perbanas berharap bahwa momentum bulan Ramadan dapat meningkatkan pertumbuhan kredit, mengingat tren pertumbuhan kredit tertinggi biasanya terjadi selama periode tersebut. Aviliani juga menjelaskan bahwa siklus kredit masyarakat sering dipengaruhi oleh periode waktu tertentu, seperti Ramadan, Idul Fitri, liburan sekolah, Natal, dan Tahun Baru. Pertumbuhan kredit konsumsi seringkali meningkat saat Ramadan, namun menjadi stabil atau menurun setelah perayaan Idul Fitri.

Dalam kondisi-tidak pasti dan fluktuasi pasar, proyeksi mengenai pertumbuhan kredit perbankan akan tetap menjadi perhatian utama bagi industri perbankan. Diharapkan dengan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kredit, industri perbankan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memperkuat perekonomian secara keseluruhan.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer