PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) telah mengumumkan keputusan untuk membayar dividen tunai sebesar Rp13,95 triliun pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta. Laba bersih konsolidasian perseroan sebesar Rp21,46 triliun untuk tahun buku 2024 menjadi dasar bagi keputusan tersebut. Sebanyak 65 persen dari laba bersih tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham, dengan masing-masing saham berhak mendapatkan dividen sebesar Rp374,06. Mayoritas dividen akan ditransfer ke rekening yang ditunjuk oleh Menteri BUMN, sementara sisanya akan dijadikan saldo laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis.
Selama tahun 2024, BNI mencatat kinerja keuangan yang solid dengan laba bersih Rp21,5 triliun. Pertumbuhan ini dipicu oleh keberhasilan transformasi digital yang meningkatkan tabungan sebesar 11 persen year-on-year, dari Rp232 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp258 triliun pada 2024. RUPST BNI yang awalnya dijadwalkan pada 13 Maret 2025, telah diubah menjadi 26 Maret 2025, sejalan dengan penjadwalan RUPST bank-bank Himbara lainnya. Perubahan jadwal ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi terbaru dan memberikan persiapan yang matang bagi perseroan.
Ingin tahu lebih lanjut tentang RUPST BNI 2025 dan berita terkait? Jangan lewatkan untuk membaca juga artikel-artikel terkait di atas. Seiring dengan pertumbuhan dan keberhasilan BNI, langkah-langkah strategis yang diambil dalam rapat ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan perusahaan ke depan.








