Isu cultural appropriation menjadi topik hangat belakangan ini, terutama setelah grup K-pop KISS OF LIFE dikritik karena dianggap mengejek budaya kulit hitam dalam siaran langsung ulang tahun salah satu anggotanya, Julie. Reaksi negatif dari netizen pun muncul karena dianggap menampilkan stereotip yang menyinggung. Dalam siaran tersebut, para anggota KISS OF LIFE muncul dengan pakaian dan gaya rambut yang terkait dengan budaya kulit hitam, sambil melakukan rap dan tarian freestyle yang dianggap tidak menghormati budaya tersebut. Video klip dari siaran tersebut viral dan memicu kontroversi tentang cultural appropriation.
Terkait dengan cultural appropriation, fenomena ini mengacu pada adopsi elemen-elemen budaya oleh kelompok dominan atau mayoritas tanpa pemahaman atau penghargaan yang mendalam terhadap budaya yang dipinjam. Contoh umumnya adalah penggunaan gaya rambut khas budaya tertentu oleh orang dari luar budaya tersebut tanpa memahami makna dan nilai historis di baliknya. Ini bisa dianggap tidak sensitif bahkan merendahkan budaya asalnya.
Untuk menghindari cultural appropriation, langkah-langkah seperti melakukan riset mendalam untuk memahami budaya yang ingin digunakan, memberikan penghargaan yang layak dengan mencantumkan asal usul budaya yang diadopsi, serta menunjukkan rasa hormat dan ketulusan terhadap nilai-nilai budaya tersebut dapat dilakukan. Dengan demikian, kita bisa lebih bijak dalam menghormati dan menjaga keberagaman budaya tanpa melanggar prinsip-prinsip cultural appropriation.








