Pemerintah China berkomitmen untuk memastikan keamanan air limbah olahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidak ditemukan keanehan atau zat berbahaya dalam air limbah tersebut. Pemerintah China telah melakukan pengujian dan analisis sampel air laut dan kehidupan laut di sekitar PLTN Fukushima Daiichi. Meskipun hasil pengujian menunjukkan hasil normal, China tetap akan bekerja sama dengan lembaga internasional seperti IAEA untuk memastikan keamanan air limbah nuklir Fukushima. Pemerintah Jepang juga telah berkomitmen untuk menerima pemantauan internasional jangka panjang dan pembuangan air limbah nuklir selalu diawasi dengan ketat. China dan Jepang telah melakukan negosiasi teknis terkait impor makanan laut dari Jepang setelah pembuangan air limbah radioaktif pada tahun 2023. Kedua negara bersepakat untuk melanjutkan impor makanan laut secara bertahap dengan persyaratan partisipasi China dalam kegiatan pemantauan di bawah kerangka IAEA. Japan telah mengolah air limbah untuk menghilangkan radionuklida sebelum dibuang ke laut, dengan pengecualian tritium. China membuka peluang impor produk laut dari Jepang atas dasar komitmen Jepang dan hasil pengujian yang normal. Kedua negara terus menjaga kerjasama yang baik dalam bidang keamanan pangan dan lingkungan.








