Yudistira, seorang wisatawan asal Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret ombak di perairan Pulau Mandalika. Penemuan korban dilakukan oleh tim gabungan dan para nelayan di sekitar lokasi di mana korban terakhir kali mandi laut. Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengungkapkan bahwa korban berhasil dievakuasi ke tepi pantai dan jenazahnya dibawa pulang untuk dimakamkan setelah dievakuasi.
Pencarian korban melibatkan posko di Gua Manik di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, serta di Pulau Mandalika. Tim gabungan, termasuk tim SAR dan para nelayan, berhasil menemukan korban di Pulau Mandalika setelah upaya pencarian.
Kronologi kejadian dimulai saat korban dan sekitar 10 orang lainnya berangkat menuju Pulau Mandalika menggunakan perahu. Saat sedang menikmati wisata mandi laut di sekitar dermaga perairan Pulau Mandalika, korban bersama seorang temannya terseret arus hingga ke tengah laut. Meskipun temannya berhasil diselamatkan oleh nelayan, korban akhirnya dinyatakan hilang.
Untuk membantu dalam pencarian, BPBD Jepara bekerja sama dengan Basarnas dan menurunkan personel TRC BPBD serta nelayan. Imbauan pun disampaikan kepada para wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mandi di laut guna menghindari kejadian serupa. Melibatkan relawan adalah salah satu langkah antisipasi BPBD Jepara dalam mengawasi kegiatan wisatawan di objek wisata pantai guna mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa depan.








