PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berhasil mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan selama tahun 2024. Laba kotor perusahaan melonjak 95,4 persen menjadi 103,14 juta dolar AS dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini didorong oleh efisiensi biaya, penguatan operasional, serta strategi ekspansi yang terarah. Direktur Keuangan PT Resource Alam Indonesia, Agoes Soegiarto Soeparman, menyatakan kebanggaannya atas hasil yang positif ini. Perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan energi melalui penambangan dan logistik batu bara maupun energi baru terbarukan serta real estate di Indonesia menekankan pentingnya menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga batu bara global.
KKGI juga mencatat peningkatan pendapatan sebesar 10,9 persen pada tahun 2024, mencapai 326,8 juta dolar AS. Dengan kenaikan tersebut, laba bersih setelah pajak tumbuh solid sebesar 49,85 persen. Pertumbuhan margin dan efisiensi biaya yang signifikan juga terlihat dalam laporan keuangan perusahaan. Produksi batu bara KKGI mencapai 5,92 juta MT, naik 10,87 persen dari tahun sebelumnya, sementara penjualan tumbuh 19,27 persen. Fundamental keuangan perusahaan juga semakin sehat, dengan rasio return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) yang meningkat, serta debt to equity ratio yang turun.
Untuk tahun 2025, KKGI telah menetapkan target produksi dan penjualan yang ambisius. Perusahaan telah melakukan berbagai persiapan, seperti menyelesaikan pengembangan stockpile di area seluas 3 hektare dan membentuk perusahaan patungan dengan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) untuk meningkatkan efisiensi logistik. Direktur Keuangan KKGI, Agoes, menyatakan keyakinannya bahwa perusahaan akan terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dengan pijakan keuangan yang kuat, efisiensi operasional yang terbukti, dan strategi ekspansi yang terukur.
Diharapkan, langkah-langkah strategis yang diambil oleh KKGI dapat meningkatkan stabilitas operasional dan profitabilitas perusahaan ke depan. Hal ini juga diharapkan akan memberikan dampak positif langsung pada nilai perusahaan dan kehadiran online mereka di pasar global.








