Isu legalitas dan praktik penambangan ilegal saat ini sedang menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terutama di Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bupati Haerul Warisin meminta agar para pengusaha pertambangan galian C mengurus izin sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Dalam rapat koordinasi sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dengan Asosiasi Pengusaha Pertambangan di Lombok Timur, Haerul Warisin menegaskan pentingnya legalitas dan izin yang harus diurus dengan serius. Kontribusi sektor pertambangan galian C terhadap perekonomian daerah sangat signifikan, sehingga kerjasama antara pemerintah dan pengusaha menjadi kunci kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Perizinan pertambangan melibatkan pemerintah provinsi, namun Bupati memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi dan izin operasional di tingkat kabupaten. Mekanisme perizinan diharapkan dapat dilakukan dengan transparan dan jujur, serta menciptakan kesepahaman antara penambang legal dan ilegal. Potensi retribusi dari sektor galian C juga menjadi sumber pendapatan daerah yang penting untuk pembangunan. Bupati mengajak pelaku usaha untuk menjunjung tinggi integritas dan kejujuran dalam berbisnis, serta tidak mentolerir tindakan yang merugikan daerah.
Haerul Warisin juga menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap lingkungan, terutama terkait kerusakan sawah akibat aktivitas pertambangan. Pemerintah daerah berkomitmen mencari solusi terbaik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ketua Asosiasi Pertambangan Kabupaten Lombok Timur, H Humaedi, menilai potensi sumber daya alam di daerah ini sebagai modal penting dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, ia juga menegaskan perlunya iklim usaha yang kondusif dan aman untuk menarik investasi dari luar pulau Lombok.
Dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan, Bupati berharap Dinas Pertanian dapat membantu pengusaha tambang dalam pengelolaan limbah pertambangan. Pemerintah juga siap menindak tegas praktik pungutan liar oleh petugas pemda. Penambangan ilegal menjadi salah satu persoalan serius yang perlu diselesaikan dengan baik, agar persaingan usaha menjadi sehat. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, diharapkan sektor pertambangan galian C di Lombok Timur dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.








