Pada Selasa malam, Pemerintah Kota Jakarta Utara melaporkan sejumlah lokasi di wilayah tersebut terendam banjir rob atau banjir pesisir. Lokasi yang terendam termasuk Jalan RE Martadinata, Muara Angke, dan kawasan Pluit. Tinggi air bervariasi antara 15 hingga 25 sentimeter di sepanjang Jalan Martadinata depan Jakarta International Stadium (JIS). Sudin SDA Pemkot Jakarta Utara telah menempatkan tiga unit pompa mobile dengan kekuatan 250-500 mm/detik untuk menyedot air di kawasan tersebut.
Menanggapi banjir rob, Kasi Drainase Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Yudo Widiatmoko menyatakan bahwa dampaknya lokal dan ketika air laut surut, genangan air juga akan mengikuti surutnya. Meskipun demikian, pemukiman nelayan di Muara Angke dan kawasan Pluit juga terendam banjir rob akibat limpahan air laut dari area docking kapal. Untuk mengantisipasi hal ini, pihak terkait telah memasang tanggul darurat berupa geobag dan bronjong di kawasan tersebut.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena Super New Moon. Fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum yang dapat menyebabkan banjir pesisir di wilayah pesisir utara Jakarta. Langkah-langkah pengamanan telah dilakukan untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi akibat banjir rob ini.








