Tuesday, May 19, 2026
HomeBisnisPupuk Indonesia: Strategi Kurangi Emisi Karbon Terbaik

Pupuk Indonesia: Strategi Kurangi Emisi Karbon Terbaik

PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan bergengsi atas strategi dan transparansi perusahaan dalam pengelolaan emisi karbon. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang “The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025” yang diselenggarakan oleh Investortrust. Senior Project Manager (SPM) Sustainability & Clean Ammonia Pupuk Indonesia, M. Rozikin Busro, menerima penghargaan tersebut di Jakarta. Pupuk Indonesia memiliki mitra kerja yang bersemangat dalam mencapai pengurangan emisi, menjadi motivasi bagi perusahaan untuk selalu menjaga lingkungan. Perusahaan telah menyusun roadmap jangka panjang mulai dari tahun 2022 hingga 2060 untuk mengarahkan upaya pengurangan emisi karbon. Roadmap tersebut mencakup efisiensi energi, pengembangan teknologi produksi rendah karbon, dan pemanfaatan sumber energi terbarukan.

Roadmap Pupuk Indonesia dibagi menjadi dua fase, dengan fase pertama hingga 2030 menargetkan penurunan emisi sebesar 4,25 juta ton karbon dioksida (CO2) ekuivalen untuk mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC). Sedangkan fase kedua yang berlangsung hingga 2060 menargetkan penurunan emisi hingga 19,2 juta ton CO2 ekuivalen guna mencapai netralitas karbon. Pupuk Indonesia juga melakukan langkah-langkah seperti revitalisasi pabrik melalui proyek revamping dan pengembangan bisnis energi bersih. Perusahaan juga memprioritaskan program offsetting solusi berbasis alam melalui penanaman pohon dalam program Community Forest dan Agroforestry.

Pada tahun 2024, Pupuk Indonesia berhasil menanam 120.000 pohon di lahan seluas 400 hektar, yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.200 ton CO2. Tahun 2025, perusahaan menargetkan program penanaman pohon ini akan melibatkan 1.400 hektar lahan yang mampu menyerap hingga 4.200 ton CO2. Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus melaksanakan program penanaman pohon dengan target menanam 7,5 juta pohon di 25.000 hektar lahan pada 2030. Penghargaan yang diterima oleh Pupuk Indonesia merupakan apresiasi atas komitmen tinggi perusahaan terhadap transparansi dalam pengelolaan emisi karbon.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer