Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meraih prestasi sebagai penyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar di antara seluruh kementerian dan lembaga (K/L) selama kuartal I-2025. Dari total PNBP K/L sebesar Rp29,7 triliun, Kemkomdigi mencatat sumbangan sebesar Rp3,25 triliun atau sekitar 10,9 persen. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan pentingnya capaian ini sebagai hasil kerja tim dan dorongan untuk terus meningkatkan layanan, transparansi, dan inovasi digital guna mendukung penerimaan negara. Capaian Kemkomdigi tersebut menunjukkan peran vital sektor komunikasi dan digital dalam mendukung penerimaan negara non-pajak sejalan dengan perkembangan ekosistem digital nasional. Pelaksana Harian Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, juga menyoroti peran penting K/L dalam PNBP negara dengan realisasi PNBP per Maret 2025 mencapai Rp115,9 triliun atau 22,6 persen dari target APBN 2025. Sumber utama PNBP meliputi PNBP SDA migas dan non-migas, dividen BUMN, PNBP lainnya, dan PNBP BLU. Selain itu, terdapat daftar top 10 K/L penyumbang PNBP terbesar pada kuartal I-2025. Capaian PNBP ini memberikan gambaran positif tentang kontribusi berbagai sektor dalam mendukung penerimaan negara yang saat ini semakin penting.








