Polisi Jakarta Timur Menurunkan 14 Bendera Ormas dalam Operasi Brantas Jaya 2025
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengungkapkan bahwa dalam rangka Operasi Brantas Jaya 2025, sebanyak 14 atribut berupa bendera ormas telah diturunkan dari empat titik di wilayah Jakarta Timur. Bendera-bendera tersebut terdiri dari 10 bendera Forum Betawi Rempug (FBR) dan empat bendera Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya).
Tim gabungan yang terlibat dalam kegiatan penurunan ini menyisir empat titik di Jakarta Timur yang selama ini menjadi lokasi pemasangan bendera ormas. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ruang publik yang bersih dari simbol-simbol yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Operasi penertiban ini dilakukan dengan tegas namun tetap humanis, sebagai upaya negara untuk tetap netral terhadap semua kelompok. Polisi berkomitmen untuk menciptakan kawasan Jakarta Timur yang tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh warga. Nicolas juga menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin guna menjaga suasana aman, tertib, dan harmonis di masyarakat.
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Rahmat Eko Mulyadi, menyampaikan bahwa penertiban tersebut melibatkan 52 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Satpol PP. Langkah ini diambil untuk menjaga netralitas ruang publik dan mencegah potensi konflik sosial atau kesan dominasi kelompok tertentu. Tujuannya adalah untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.








