Friday, April 17, 2026
HomeBursaRupiah Menguat Berkat Pelemahan Data Ekonomi AS

Rupiah Menguat Berkat Pelemahan Data Ekonomi AS

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS didorong oleh pelemahan data ekonomi Amerika Serikat. Menurut Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, hal ini terjadi karena indeks manufaktur wilayah New York mengalami kontraksi yang lebih dalam dari perkiraan. Selain itu, data inflasi produsen AS juga menunjukkan penurunan pada April 2025, di mana Producer Price Index (PPI) turun 0,5 persen dari bulan sebelumnya, jauh di bawah ekspektasi pasar. Data penjualan ritel AS juga memberikan sinyal negatif, dengan hanya naik 0,1 persen month to month, di bawah perkiraan sebelumnya.

Pelemahan data-data ekonomi AS ini membuat pasar memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan AS di bulan Juni. Sebagai akibatnya, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi Jumat menguat sebesar 84 poin atau 0,51 persen menjadi Rp16.445 per dolar AS. Hal ini memberikan harapan bahwa kondisi ekonomi Indonesia dapat terus berkembang. Selain itu, harapan kesepakatan baru terkait tarif AS di Asia juga memberikan dukungan bagi penguatan nilai tukar rupiah. Dengan demikian, penguatan rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi yang terjadi di AS dan wilayah Asia.

Source link

RELATED ARTICLES
spot_img

Paling Populer