PD Pasar Jaya sudah menyiapkan tiga lokasi untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) setelah dilakukan penertiban di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan tempat bagi PKL yang ditertibkan agar dapat berjualan dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas lainnya di sekitar pasar. Selain itu, PD Pasar Jaya juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti lurah, camat, Koramil, dan Kepolisian setempat untuk mengantisipasi ormas yang hendak menduduki wilayah Pasar Induk Kramat Jati.
Agus Himawan menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan dari PD Pasar Jaya dalam mendukung penataan pasar yang lebih baik. Salah seorang pedagang, bernama Margono, menyatakan bahwa rekan-rekannya serta pedagang lainnya sangat mendukung program penataan yang dilakukan di Pasar Induk Kramat Jati. Dengan tidak adanya PKL, pasar diharapkan akan menjadi lebih tertata, rapi, dan ramai pembeli. Hal ini juga diakui oleh Margono bahwa proses penataan ini akan memudahkan aktivitas bongkar muat barang dari truk serta memberikan kenyamanan bagi pembeli dalam berbelanja.
Saat ini, kondisi pasar sudah terlihat lebih rapi dan tidak sumpek seperti sebelumnya. Proses penataan pasar terus digencarkan oleh PD Pasar Jaya dan telah menunjukkan perubahan yang positif. Dirut Pasar Jaya dan Wali Kota Jakarta Timur juga telah berkunjung untuk mendukung program penataan di Pasar Induk Kramat Jati. Semua pihak berharap bahwa pasar akan menjadi tempat yang nyaman dan menarik baik untuk pedagang maupun pembeli. Langkah-langkah penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pasar serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.








